Kamis, 20 April 2017

Menyerahlah

Tidak semua hal berakhir seperti yang kau harap,


jika Dia bilang menyerah, maka menyerahlah,

tak ada daya bagimu tuk memaksa,


Tidak semua akhir seperti rencana,


Kau hanya perlu pasrah,

Tampar akalmu karena dia lelah,


Berhentilah, berhentilah,


Kau hanyalah figuran,

Lakukan saja, tanpa banyak tanya,


Sekali lagi, menyerahlah...

Sabtu, 09 November 2013

Secangkir kopi, miniatur kehidupan

Pahit-manisnya hidup, layaknya pahit-manisnya kopi.
Terkadang kita merasakan di titik tertentu manis, tapi di sesaat yang lain terasa pahit,
atau terasa pahit sekali, dapat pula manis sekali.

Siklus hidup, siklus secangkir kopi.
Gula, kopi,
seberapa besar kita berikan semua bahan itu?
Semua elemen mempengaruhi,
tidak peduli sebanyak apa gula,
jika bubuk kopi juga berlimpah,
kopi tetap akan berasa pahit.

Kopi yang hanya berasa manis saja, tanpa rasa pahit?
Apakah itu nikmat?
Tidak, hanya rasa manis terasa itu tidak lain hanya air gula.
Pahit saja?
Mungkin, tapi apakah anda benar-benar menikmatinya?

Kopi adalah seni,
memadukan pahit dan manis,
menciptakan kenikmatan dan keseimbangan rasa.
Rasa dikecap oleh lidah,
diproses pikiran dan jiwa,
menciptakan sensasi dan kenangan.

Tuhan menciptakan kopi, Tuhan menciptakan kehidupan.

Selasa, 05 November 2013

Kertas Daluang, Kertas Kulit Kayu Asli Indonesia di Antara Kumpulan Stand Pasar Seni Jakarta

Hari ini tadi, kebetulan libur, saya manfaatkan buat jalan-jalan. Itung-itung juga daripada di kosan kepanasan (ngomong aja ga betah, haha). Ada dua opsi yang bisa dijadikan tujuan perjalanan kali ini, yaitu Indonesia Book Fair atau Pasar Seni Jakarta. Kebetulan sekali lokasinya berdekatan dan sama-sama berada di lingkungan Istora Senayan Jakarta jadi sekalian saja masuk dua-duanya. Disini bukan buat promosi event atau apa ya, serius cuma mau share yang mungkin pengen dishare aja lho.

Awalnya saya putuskan masuk ke Indonesia Book Fair lebih dahulu. Mumpung gratis dan kayaknya sih rame. kenyataannya memang rame agan-agan semua, haha. Bukunya banyak, bagus-bagus dan murah-murah karena banyak diskonan, daripada harga di toko buku umumnya sih. Cuma untuk ukuran pameran buku terlalu rame, jadi kurang konsen nyari bukunya. Harus bener-bener berjuang juga kalo memang niat nyari buku, karena jarang yang disusun rapi berdasar genre atau kriteria. Mungkin kalo ditata lebih rapi terutama buat orang jalan bisa lebih baik lagi ke depannya (saran lho). Soalnya mungkin karena gratis masuknya, jadi kadang ga cuma kutu buku doang yang masuk, kadang juga orang-orang yang cuma mampir lewat juga ikut masuk. Tapi serius, acara kayak gini harus ada minimal setahun sekali lah ya.

Setelah puas berpeluh mencari, membaca (skimming sih), dan melihat-lihat, saya langsung melihat jam. Owalah, masih siang, padahal berangkat juga udah kesiangan gara-gara bangun kesiangan, haha. yaudah, sekalian aja jalan ke depan dikit, liat Pasar Seni. Iseng, saya beli minum di Abang penjual minuman trotoar jalan sambil nanya-nanya "Bang, masuk Pasar Seni bayar yah Bang?" dan sambil nyari minuman yang dia kata dingin (padahal ga dingin-dingin amat) "iya, bayar itu masuk, ga tau deh berapa." Lah, tumben-tumbenan abang penjual minuman ga kepo ama acara di depan gerobaknya. Yaudah deh, langsung masuk aja lah.

Nyamperin ke loket penjualan tiket masuk, eh, ada mbak-mbak cantik yang jaga loket (prikitiew). Belum sempet nanya udah disodorin aja tiketnya, 15 ribu rupanya. Masih cukup terjangkau lah untuk ukuran event di Jakarta. standnya lumayan banyak, cuma kayaknya masih belum banyak yang buka, soalnya emang masih siang hari saya masuk kesana. Cuma di siang hari juga sudah rame. Banyak barang-barang seni yang dipamerkan. Contohnya ya lukisan, patung, kerajinan-kerajinan, ya begitulah.

Ada stand yang mungkin bagi saya unik, tulisannya Daluang. Semacam kulit kayu tipis gitu. Ternyata usut punya usut (elah bahasanya) itu adalah kertas yang terbuat dari kulit kayu. Kalo ga salah sih kayunya namanya Saeh. Sekilas mirip sama papyrus, cuma kata aa' yang jaga stand kayunya ini asli Indonesia lho, ya, kayu Saeh kalo di sunda nyebutnya (cmiiw). Ngobrol-ngobrol bentar, asik juga ternyata, ya akhirnya nyoba lah beli buat bahan gambar di kosan. Nyampe kosan dan penasaran langsung deh browsing dan ketemu beberapa info eh ternyata ini kertas banyak peminatnya bahkan dari Amerika Serikat dan Jepang. Kurang lebih kertasnya macam gini nih:


seratnya unik, sangat artistik menurut saya buat media lukis atau gambar atau cuma sekedar buat hiasan dinding dan sangat potensial untuk bahan kerajinan tangan.

bagaimana cara membuat kertas Daluang? secara sederhana, batang Saeh atau sering disebut paper mulberry dikuliti dan direndam selama kurang lebih setengah jam. Kulit kayu tersebut lalu dipukul-pukul hingga mencapai lebar yang diinginkan, hampir 2 kali lebar semula. Selanjutnya kulit dicuci, diperas, dilipat dan digulung menggunakan batang pisang sekitar 2-4 hari agar lendirnya keluar dan dijemur.

mungkin dan semoga suatu saat kertas Daluang ini dapat menambah perbendaharaan barang-barang kerajinan dan kesenian yang akan membantu para pengrajin dan seniman mengembangkan kreasinya.


sumber:
http://kabarkampus.com/2013/04/kertas-daluang-kertas-terbaik-dunia-dibutuhkan-amerika-dan-jepang/
http://kareumbi.wordpress.com/2010/08/15/workshop-kertas-tradisional-daluang/
http://bimocb914.blogspot.com/2009/12/cara-membuat-kertas-daluang.html

Kamis, 10 Januari 2013

Liburan di Semarang dan Karimunjawa (Eps 3)

Bagian 3: Pagi kedua di Karimunjawa


Pagi kedua diawali dengan snorkeling lagi, kali ini sepertinya ke tempat yang banyak ikannya. Ternyata memang benar, ikannya banyak banget. Beberapa kru sudah menyiapkan umpan, macam roti tawar, ada juga yang bawa wafer. Tiba-tiba ada rombongan kapal lain yang datang, eh, pada pamer bawa umpan roti mahal katanya (emang ngaruh apa?) Di bagian ini, berenang dengan banyak ikan lumayan geli. Badan rasanya digigit-gigit kecil, macam diterapi ikan gitu.

Bonus nih, ada yang mau atraksi sirkus air, haha


Lanjut, agak siang dikit, kita menuju ke spot kedua. Ke sebuah pulau yang warnanya bagus banget, tapi saya lupa namanya, haha. Yang jelas lokasinya ya disekitar kepulauan Karimunjawa.



Gradasi warna pantainya bener-bener unik, dari mulai putih, agak hijau sampai ke biru tua. Lengkap lah. Maen air disini enak banget, haha.


Nah akhirnya, bagian yang paling saya tunggu tiba. Makan siang! Haha. Diem-diem saya udah mulai mengincar ikan yang pengen dicobain lebih dulu, apa itu? Rahasia, haha. Yang jelas enak lah!


Apalagi kalo makannya rame-rame gini, ajiiiibbb!


Oke, habis kenyang, langsung deh kita jalan menuju spot snorkeling lainnya. Yang bagian ini terumbu karangnya bagus, cuma ga tau arsip fotonya dimana. Jadi ini fotonya pake kamera asal-asalan aja.


Lanjut aja ya ke next destination, haha. Kali ini kami mendarat di pantai, yang di pinggirannya banyak yang jualan es kelapa muda ma gorengan, haha. Pilihan saya jatuh pada pisang goreng, wohoho. Tapi sebenarnya bukan itu yang keren, tapi pantainya. Check this out...


Dan mulailah tukang foto kita narsis, haha...


Dan akhirnya kita jadi pengen ikutan...


Spot terakhir, ya menikmati sunset dong... udah sore juga...




Di hari terakhir perjalanan kami, akhirnya seperti tata cara berlibur yang baik dan benar, yaitu berburu oleh-oleh. Ternyata disana banyak juga oleh-oleh yang dijajakan. Atas saran dari beberapa orang, kami langsung beli oleh-oleh di tempat atau kios khusus yang jual oleh-oleh. Disana ada banyak jenis cinderamata yang dijual, diantaranya yang paling umum seperti kaos, ada juga kerajinan tangan dan sebagian besar dari kami membeli ikan asin hijau sesuai dengan saran dari ayahnya Dwiky. Pertamanya sih saya bingung dengan istilah ikan asin hijau. Kirain ikan asinnya dikasih pewarna hijau. Ternyata bukan, ikan asinnya itu memang warna ikan aslinya hijau, jadi katanya sudah tidak perlu diwarnai lagi. Wooo...

Selanjutnya ngapain lagi? Ya besoknya pulang lah... pagi-pagi sekali kami sudah harus naik kapal, berhubung ga dapet tiket kapal cepat, jadi lagi-lagi harus naik kapal penyeberangan biasa, hufffttt... 7 jam lagi....

Kembali ke Semarang

Sebenarnya, sesampainya di Semarang, di markas kami, esoknya, kami berencana untuk jalan-jalan lagi di Semarang. Namun, karena berbagai hal, ada beberapa dari kami, termasuk saya, harus segera pulang. Kalau tidak salah, mereka ingin main ke yang namanya Sam Poo Kong, semacam rumah ibadah gitu deh. Kebetulan juga saya punya beberapa foto mereka disana...




Kalau ga salah juga sih, mereka selain ke Sam Poo Kong, juga ngidam yang namanya lumpia khas Semarang. Soalnya itu makanan emang terkenal banget disana. Well, demikian liputan dari perjalanan kami di Semarang dan Karimunjawa. Yang jelas kedua tempat ini kalau kata orang kaskus, recommended gan!

Say thanks to:

•Dwiky dan keluarga, yang bersedia menampung dan merawat kami selama di Semarang :D
•Jeje, Hamdi, Markus, dan Ardha
•Pihak travel
•Dan semua pihak yang berpartisipasi



The end

Liburan di Semarang dan Karimunjawa (Eps 2)

Oleh: Adhitya

Bagian 2: Karimunjawa

Pagi-pagi sekali kami bersiap menuju pelabuhan di Jepara, karena memang paket liburan yang kami ambil dimulai dari kota Jepara. jadwal keberangkatan kapal kami mulai pagi hari sekitar jam 8 pagi. Perlu diketahui juga bahwa agak jarang kapal ke Karimunjawa, jadi tidak bisa seenaknya sendiri berangkat sesuka hati, semua ada jadwalnya. Ada dua jenis kapal yaitu kapal penyeberangan (sejenis feri) biasa yang dalam perjalanannya sekitar 6 sampai 7 jam perjalanan, dan ada juga kapal cepat yang katanya dapat ditempuh hanya sekitar 2 jam perjalanan. Berhubung kami adalah rombongan yang ngirit, kami naiklah yang kapal penyeberangan biasa itu. Di dalamnya bukan hanya ada turis domestik maupun luar negeri saja, tetapi juga beberapa penduduk Karimunjawa yang mungkin habis berbelanja di Pulau Jawa. Jujur saja perjalanan di laut selama hampir 7 jam itu benar-benar tidak mudah. Kalau tidak terbiasa ya sangat besar kemungkinan untuk mabuk laut, minimal pusing lah, haha.

Setelah “tersiksa” ombak laut hampir 7 jam itu, akhirnya kami sampai di Karimunjawa, benar-benar lega rasanya...


Ketika menginjakkan kaki pertama di pelabuhannya, saya sempat melihat bahwa perairannya masih begitu bersih, jarang melihat sampah-sampah berserakan, betul-betul indah lah pokoknya. Berhubung kami begitu kecapekan, kami langsung diantar ke penginapan. Istirahat agar pada perjalanan kami esok hari benar-benar fresh.

Ups, tapi tunggu dulu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Ternyata disana, listrik baru menyala ketika pukul 18.00 hingga pukul 06.00 saja! Aihh, mana baterai hape tinggal segaris pula. Air untuk mandi pun masih berasa payau, namun masih sangat bersih untuk dibuat mandi kok, jadi tenang saja.

Malam hari, kami berencana jalan-jalan ke pusat kotanya Karimunjawa. Eh, ternyata baru pukul 19.00 an, tempat kumpulnya sudah sangat rame. Tempatnya di lapangan bola, dekat kantor-kantor kecil dan disekeliling lapangan banyak yang berjualan makanan yang cukup unik buat kami. Diantara beberapa penjual makanan, ada beberapa yang cukup menarik dan unik, diantaranya adalah, bakso ikan ekor kuning, bermacam-macam menu ikan laut bakar, kerang rebus, batagor, dan ada minuman kelapa bakar serta berbagai makanan unik lainnya. Saya sempat melihat ada yang pesan mungkin semacam cumi-cumi, wow ukurannya cukup besar. Ngiler lah... Kita akhirnya pesan kelapa bakar, soalnya kelihatannya enak banget dingin-dingin minumnya yang anget-anget...


Sehabis jajan, kami mencoba keliling melihat dermaga. Eh ternyata disana juga sudah banyak orang. Ada beberapa anak kecil yang nyobain mancing ikan, ada juga yang sekedar melihat-lihat pemandangan malam. Anginnya sepoi-sepoi... wusss... berhubung udah malam bin kedinginan, ya akhirnya cabut ke penginapan buat tidur...

Pagi Pertama di Karimunjawa

Petualangan kami benar-benar dimulai jam 06.00 pagi. Kami harus berkumpul di dermaga bersiap berangkat keliling pulau. Seperti biasa, kami datang dan kumpul dengan telat (haha..). sampai di depan kapal, kami diminta untuk memakai alat keamanan seperti jaket pelampung dan diberi tahu beberapa hal. Tanpa lama-lama lagi, akhirnya kami naik kapal ukuran sedang dan berangkaaattt...


Akhirnya setelah beberapa menit, sampai juga di spot awal snorkeling. Liat kek gimana jernihnya... mantaap...


Jujur saja saya sebenarnya tidak bisa berenang sama sekali. Jadi disuruh nyebur buat snorkeling itu rasanya seperti disuruh lompat ke sumur. Sereeem... mana sekalinya disuruh berenang langsung di laut. Tapi setelah berenang beberapa menit (walau dengan bantuan pelampung, haha), hasilnya...



Yang penting ngambang, haha... tapi beneran, spotnya bagus banget. Beberapa menit kemudian, kita berangkat lagi buat istirahat siang. Di sebuah pulau yang bagus banget pemandangannya.



Nama tempatnya...


Dan akhirnya makan siangpun tiba. Kita sempat bengong sejenak karena rombongan yang lain pada beli makanan. Eh ternyata kata yang punya travel “bentar ya mas, masih dibakarin ikannya”. Wow, makan ikan bakar? Ga perlu ngeluarin duit lagi buat makan, karena udah termasuk paketnya cuy. Dan taraaaa...


Sementara tukang fotonya lagi asyik sendiri...


Habis kenyang ngapain? Ya foto lagi...


Lanjut, sudah puas makan dan foto-fotonya, kami langsung cabut ke spot berikutnya supaya ga kesorean. Saya lupa nama tempatnya, yang jelas bagus banget lah. Ini dia!


Lanjut dari tempat yang tadi, kita menuju ke tempat penangkaran hiu. Apa? Hiu? Awalnya saya mengira hiunya dikandangin terpisah gitu, eh ternyata, kita disana beneran jalan di deketnya si hiu, sereeemmm... tapi ada juga ni kru kita yang berani, haha, salut...


Ada juga yang ekspresinya aneh, entah takut apa kedinginan...


Yang jelas, katanya yang nyebur kalau sudah masuk ke air, kita ga bisa ngeliat jelas hiunya ada di mana, jadi yang tahu dimana hiunya ya tukang fotonya, haha...

Dan tempat tersebut merupakan spot terakhir dari perjalanan kami di hari pertama paket liburan. Tapi, menurut kalian kami sudah puas? Belum saudara-saudara. Masih ada lagi yang perlu dijelajahi. Tempatnya agak naik ke atas, maksudnya menanjak, dan disana dapat kita lihat daerah Karimunjawa dari titik yang tinggi pulau tersebut


Dan disana juga ada tengkorak atau mungkin fosil ikan yang besar


Dan akhirnya hari pertama paket kami benar-benar ditutup dengan makan-makan di lapangan Karimunjawa dengan hidangan Bakso Ikan Ekor Kuning.

to be continued (next eps 3)...

Liburan di Semarang dan Karimunjawa (Eps 1)

Oleh: Adhitya

Bagian 1: Naik Kereta Api ekonomi

Ya kali ini, saya akan bercerita tentang liburan bersama teman-teman di Karimunjawa di musim bukan liburan, haha. Otomatis tidak terlalu ramai sehingga bisa menikmati betul yang namanya liburan, wholaaa...

Cerita awalnya adalah ketika sekumpulan bocah, Saya, Markus, Jeje, Dwiky, Hamdi dan Ardha, galau bikin acara liburan tapi bingung mau kemana. Singkat cerita akhirnya diputuskan untuk liburan ke Karimunjawa soalnya mungkin jauh lebih unik daripada beberapa tempat lain yang lebih dahulu dikenal.

Salah satu teman saya akhirnya merencanakan dan mengkoordinir beberapa teman yang lain dan memutuskan untuk mengambil paket wisata dengan memesan melalui internet karena lebih praktis. Berhubung kantong mahasiswa itu terkenal cekak, ya diambillah paket yang murah meriah. Hohoho...

Kami berangkat dari Jakarta, tepatnya dari Stasiun Pasar Senen, tujuan Semarang, yaitu di Stasiun Semarangponcol, karena kami berniat untuk mampir ke rumah salah satu personil kami di Semarang (sebenarnya numpang nginep juga sih, hehehe...). Naik kereta api ekonomi yang murah meriah pula, sekitar Rp 33.500,00. Perjalanan sekitar semalam, yakni berangkat dari pukul 21.40, nyampe kalau tidak salah jam 06.00 pagi. Selama perjalanan, ada beberapa hal unik yang kami jumpai, salah satunya berdebat sama ibu-ibu karena si Ibu ga mau ngalah minta tempat duduk seenaknya, padahal di tiket sudah jelas ada nomor kursinya. Berhubung kami anak-anak baik bin baru naik kereta ekonomi pertama kalinya, ya kami mengalah. Untung ada mbak dan mas di kursi sebelah yang bersedia menjelaskan kebingungan kami dan ngasih tempat duduk di sebelahnya (maaf lupa namanya tapi demi Tuhan terima kasih buat jasa-jasanya). Sepanjang perjalanan ternyata mbak dan mas itu ramah banget dan ngajak ngobrol kami sampe ketiduran, hehe.

Kota Semarang


Sampai di Semarang, kami dijemput oleh teman kami, si tuan rumah, Dwiky. Sempet foto-foto juga di stasiun (sumpah norak ya, haha) dan akhirnya kami dianter sama mobil sewaan yang kondisinya bener-bener bikin tepok jidat (lebai asli) ke rumahnya si Dwiky. Nyampe disana foto-foto lagi di depan rumah (norak maning) terus masuk deh ke dalam rumah. Tanpa disangka-sangka ternyata di rumahnya si Dwiky kami bener-bener disambut dengan meriah,wehehe. Makanan enak, dibolehin nginep, waduh mak berasa pelayanan hotel berbintang lah, haha.

Sorenya, kami jalan-jalan dulu di Semarang. Tujuan awalnya di tempat namanya Lawangsewu. Itu lho, gedung tua jaman Belanda yang kalo ga salah sempet masuk acara televisi horor tengah malem. Tetapi sebelum kesana sempet juga tuh foto-foto di Tugu Muda (bener ga ya namanya) di depan Lawangsewu.


Habis foto-foto di Tugu Muda, masuklah kami ke Lawangsewu. Bayar tiket masuk dan ditemani oleh seorang guide, kami akhirnya mulai keliling gedung yang kondisinya masih cukup bagus dan berdiri dengan megahnya. Sepanjang jalan guide bercerita, kami semua menyimak, entah beneran nyimak atau enggak, yang jelas ekspresinya sok ngerti aja, haha. Di beberapa bagian gedung, kami foto-foto lagi...

Bagian atas gedung, macam boyband yah...


Bagian yang pintunya banyak...


Bagian bawah tanah...


Halaman tengah...


Naek kereta cuy...


Sehabis dari Lawangsewu, petualangan dilanjutkan keliling kota Semarang. Melewati daerah perkantoran, sekolah dan sempet mampir juga ke Paragon Mall. Setelah itu istirahat sebentar di salah satu minimarket untuk membeli makanan ringan. Hujan gerimis tiba-tiba membuat kami harus bergegas naik angkot menuju ke Kawasan Simpang Lima, Semarang. Untung saja sesampainya disana hujan mulai reda. Berhubung habis hujan plus bukan malam minggu, sepertinya suasana lebih sepi sehingga enak juga buat jalan-jalan dan tentu saja foto-foto...



Hari semakin larut memaksa kami untuk segera kembali ke “markas” dan beristirahat untuk melanjutkan perjalanan selanjutnya, yaitu ke Karimunjawa...

to be continued (next eps 2)...

Minggu, 15 Juli 2012

Mengelola Keuangan dari Masa Muda? Mengapa Tidak?

Berhubung masih belum ada kerjaan alias menganggur, akhirnya pelariannya ya di lapak sini. Mari corat-coret!

Semenjak ada penugasan perkuliahan tentang life planning, dan saya juga mulai menyadari bahwa usia sudah mulai dewasa (ohhh tidaaaakkk!!!!) maka tidak ada salahnya untuk merencanakan hidup ini ke depan. karena ya jelas lah, seumuran saya gini harusnya udah mandiri. Bukan cuma bisa "MANDI sendiRI" tapi maksudnya ya berpikir dewasa dan tidak menggantungkan diri kepada orang lain, khususnya orang tua (ooohhh tidaaaaakkk!!!)

walau tidak mudah, tapi ya beginilah hidup. ga mungkin juga kita muda selamanya. waktu terus berjalan (mulai puitis), jangan sampai kita jadi korban waktu (apasih mulai ga ngerti). yaudah ga usah panjang-panjang, bikin pusing.

sejenak nanya mbah gugel, tadi nemu beberapa artikel tentang cara sederhana mengelola keuangan yang kalo saya ambil simpulannya sih untuk umur kita gini yang agaknya cocok itu ya seperti:

1. Memahami kondisi keuangan sendiri

apa harus bikin laporan keuangan yang pake standar keuangan sekarang? ga harus gitu juga kalee.. yang penting intinya ngerti seperti apa sih kondisi keuangan kita? pendapatan apa aja dan berapa? pengeluarannya berapa? cukup ga buat hidup, cukup ga buat nabung, dan cukup ga buat seneng-seneng, ga usah naif, namanya anak muda pasti pengen juga maen. ya ga coy?

2. Jangan konsumtif (boros)

ini nih penyakit yang simpel tapi kadang kena juga. Manusia itu emang selalu ga puas. sifat ga puas itu kadang bisa jadi positif, bisa juga jadi negatif. tergantung bagaimana cara mengendalikannya. tipsnya yang paling umum sih bedakan mana yang kategori "BUTUH" dan mana yang kategori "INGIN". Rumusnya sama dengan dahulukan yang butuh daripada yang ingin.

3. Hindari ngutang

sepele sih kadang, tapi ini yang sering menjerat banyak orang. Minjem uang itu gampang, tapi kadang mengembalikan itu ga segampang minjemnya. Jadi kalau ga mendesak sih, lebih baik jangan. Atau kalau terpaksa, hitung baik-baik dan pertimbangkan apakah sanggup untuk melunasi utang tersebut.

4. Menabung

penting nih, jangan anggap remeh. Bagaimanapun juga hidup ini ga selalu seperti apa yang kita bayangkan. Adakala dalam suatu hari kita mujur, kadang juga apes. Nah, menabung adalah tindakan preventif untuk menghadapi yang namanya apes, terutama masalah duit.

5. Investasi

ga harus langsung beli saham, obligasi atau apalah itu. Untuk seumuran anak muda si yang penting ada media untuk memperolah penghasilan tambahan. bisa dengan bisnis kecil-kecilan, jual pulsa kek, bantu ngejualin dagangan emak kek.

Demikian nih bahasan kali ini. Trims buat perhatiannya. Bye

Minggu, 29 April 2012

BeTe? Bagaimana cara mengatasinya?

Sebenarnya saya kurang begitu mengerti juga sih penulisan "bete" yang benar. Apakah "BT" atau "BeTe" atau malah "bete". Whatever lah, suka-suka saja. yang penting para pembaca tahu apa maksud saya. hahahaha *mulai kacau*


Kok tiba-tiba tulisannya begini yah? iya, saya orangnya moody, suka semau gue gitu deh. sekarang saya sedikit mau belajar agak alay, nulis tulisan ya asal merasa keren aja. Ga peduli mau benar atau tidak.


Apa sih bete itu? terus kenapa saya menulis hal semacam ini coba?


Bete kalau kata kawan-kawan artinya bad temperament. ya semacam ga nyaman lah. Terus alasan menulis hal semacam ini ya intinya pengen aja nulis beginian *hammer*. haha. Jujur saja alasannya ya karena saya saat menulis postingan ini ya sedang agak bete. Berhubung saat ini juga rasanya agak forever alone juga, maka saya berusaha untuk mengobati penyakit bete ini dengan terapi diri sendiri. *sedih*


beberapa hari ini sih saya merasakan hal tersebut, dan akhirnya dari beberapa hipotesis (keren amat bahasanya), sepertinya saya belum menemukan alasannya. haha.


Tapi saya memang bukan orang yang peduli dengan yang namanya alasan, saya agak malas untuk berpikir "mundur", tapi lebih suka berpikir "maju". Bukan alasan yang harus dipecahkan dalam masalah, tapi solusi yang menentukan selesainya masalah tersebut.


Terus, saya coba-coba dengan beberapa solusi, diantaranya:


1. Percaya pada Tuhan atas segala rencanaNya

Tidak ada segala sesuatupun di dunia ini yang luput dari perhitunganNya, jadi beribadah dan berdoa adalah jalan utama mengobati bete. Tuhan tahu apa yang terbaik buat kita.


2. Berpikir positif

Berpikirlah positif, karena berpikir negatif merupakan hal yang sia-sia. Setidaknya, kalau realitanya buruk, kita pernah merasakan kebaikan dalam pikiran kita.


3. Introspeksi diri

Sebenarnya agak rancu juga dengan cara berpikir mundur, tetapi hal ini lebih difokuskan pada memperhatikan diri sendiri dan lingkungan sekitar. Apakah ada yang salah? jika ya, ya langsung berusaha untuk diperbaiki dong...


4. Biarkan waktu mengobati semua masalah anda

Terkadang ketika kita berusaha terlalu ngotot untuk memperbaiki masalah, kita justru akan terjebak ke dalam masalah baru yang akan menyiksa diri sendiri tentunya. Jadi, relaks sebentar dan tarik napas, tekadang inspirasi akan datang disaat yang tidak terduga.


Seberapa efektif cara yang saya paparkan? saya juga berusaha mengujinya, bagaimana dengan anda? jika tertarik, lakukanlah, dan beritahukan hasilnya kepada saya. Salam bahagia! :)

Sabtu, 31 Desember 2011

Liburan Enaknya Ngapain Ya?

oleh: Adhitya

Well, libur telah tiba, libur telah tiba, hatiku gembira...

Haha, yang jelas liburan adalah momen yang tepat untuk pulang kampung, so, dengan kesibukan yang tinggi (sok sibuk) dan rutinitas yang padat (maksudnya yang itu-itu aja), pasti momen liburan bakal menjadi sarana yang pas buat ganti suasana, ya gak?

Sebenarnya liburan kali ini mungkin bagi beberapa orang disana layaknya ya rekreasi, macam travelling, atau minimal jalan-jalan lah.

Tapi buat saya, sepertinya liburan kali ini cukup di rumah saja. Bete?

Ga juga, biasa saja. Kebetulan orang-orang di rumah juga pada libur, jadi ya, bagi saya ini merupakan momen yang tepat buat berkumpul dengan keluarga.

Sebenarnya salah satu alasan yang cukup menguatkan juga yaitu saya pengen hibernasi, haha.

Dengan banyaknya kegiatan yang kadang ada yang penting, dan banyak yang ga penting, saya merasa sangat jenuh, capek, dan ini saat yang tepat untuk beristirahat. Apalagi kalo di rumah, paling tidak ada yang ngurusin, ya gak? Hehe.

Trus, ngapain aja di rumah? Selain tidur (hobi utama), ya enaknya ngejalanin hobi yang jarang bisa dilakukan di hari sibuk. Salah satu contoh, menggambar. Untung saja, inspirasi datang dengan cukup banyak dan variatif, paling tidak, liburan ini masih meninggalkan barang bukti.

Gambar apa ya? Yang beberapa sudah jadi ya desain kaos, iseng sih, sambil belajar digital painting. Siapa tahu ntar ada yang berminat dan ngajakin bisnis desain kaos kan lumayan, hehe.

Sisanya sekarang yang lagi dalam proses ya dikit-dikit bikin komik, short story sih, kebetulan terinspirasi kartun-kartun di koran itu loh... yang penting jadi dulu deh, haha...

Selain itu? Ya apalagi kalo ga main game, lagi demam ma game tembak-tembakan ma nge DOTA, masih belajar juga sih, cupu soalnya, haha.

Yang penting, mo ngapain aja, nikmatilah liburan kali ini, bayangkan jika ga ada liburan, maka anda akan selalu bersyukur.

Rabu, 02 Maret 2011

Enam Hal yang Perlu Ditentukan Sebelum Mulai Melukis

Dikutip dari: http://www.lukisan.info/tips/enam-hal-yang-perlu-ditentukan-sebelum-mulai-melukis/#more-305

Sebelum mulai melukis diperlukan perencanaan detail yang hati-hati, atau anda ingin membuat lukisan tanpa perencanaan dan mengalir begitu saja? Merencanakan penulisan akan sangat menolong anda, tetapi tetap memungkinkan spontanitas anda dalam melukis. Tetap membiarkan lukisan berkembang secara bebas dan spontan akan memudahkan anda dalam membuat lukisan, tetapi dengan adanya rencana lukisan akan tetap pada jalurnya dan tidak berakhir menjadi kacau. Perencanaan lukisan tergantung pada masing-masing seniman, ada yang menganggapnya sangat penting, dan ada yang justru menganggapnya sebagai penghalang. Tanpa memperhatikan perencanaan lukisan, berikut beberapa hal yang perlu diputuskan sebelum anda mulai melukis.

1. Tentukan Subjek Lukisan

Menentukan subjek lukisan secara logis merupakan langkah yang paling awal sebelum kita memulai lukisan karena ini akan mempengaruhi format lukisan, medium lukisan, dan teknik yang akan digunakan dalam membuat lukisan. Jika anda hanya memiliki ide yang samar mengenai sebuah subjek lukisan, seperti pemandangan yang sangat luas, pembuatan sketsa atau studi kecil akan membuat anda melihat dengan baik komposisi dan pemilihan elemen lukisan, tanpa menghabiskan banyak waktu atau bahan-bahan, jika dibandingkan dengan melukisnya secara penuh. Studi lebih lanjut mengenai objek dapat digunakan sebagai dasar atau referensi dalam pembuatan lukisan skala penuh. Tetapi jika dalam melakukan studi anda justru menjadi kaku dalam membuat lukisan skala besar karena membuat anda terlalu focus dalam meniru subjek,lebih baik anda mengingat subjek secukupnya, membuat sketsa kasar untuk menentukan komposisi dan memakai referensi foto jika anda ingin mengerjakannya di studio.

2.Tentukan Format

Setelah menentukan subjek, anda perlu menentukan lukisan, apakah akan berbentuk landskap, potret atau persegi. Bentuk kanvas harus sesuai cocok dengan subjek. Sebagai contoh jika anda ingin membuat lukisan pemandangan yang lebar, maka kanvas yang paling cocok adalah yang berbentu lanskap.

3. Tentukan Ukuran

Ukuran lukisan tidak dapat ditentukan dari media yang anda miliki. Ukuran kertaslah yang harus menyesuaikan subjek. Bayangkan jika suatu objek dilukis kecil, atau mungkin sangat besar. Anda akan membuatnya sesuai ukuran sebenarnya atau lebih besar. Sebagai contoh, potret yang dibuat lebih besar dari ukuran aslinya akan terasa sangat dramatis.

4. Tentukan Medium dan Teknik

Jika anda hanya pernah menggunakan satu medium lukis, maka anda tidak perlu memutuskan mana media terbaik dari suatu subjek. Pakailah media yang biasa anda gunakan. Tetapi bagaimana dengan teknik? Sebagai contoh, jika anda menggunakan cat akrilik, anda akan menggunakannya secara tebal atau tipis, seperti memakai cat air, apakah anda akan menggunakan retarder untuk menghambat pengeringan cat? Jika anda memakai cat air, apakah anda akan memakai cairan pelapis untuk menjaga area tetap putih?

5. Tentukan Media/Permukaan Lukisan

Apakah anda akan melukis pada media kanvas, papan atau kertas? Apakah kanvas dengan serat yang bagus seperti linen, atau serat kasar? Apakah kertas halus atau kasar? Keputusan ini tidak hanya mempengaruhi tekstur hasil akhir, tetapi juga cara anda membuat lukisan. Seagai contoh, dengan menggunakan kanvas akan tahan pada teknik impasto berulang-ulang.

6. Memilih Warna

Jika anda memakai cat minyak, akrilik atau cat air, apakah akan menggunakan background, akan berwarna apa ini? Bagaimana dengan pemakaian warna komplemen pada warna utama? Jika anda memakai pastel, kertas berwarna apa yang akan anda pakai?
Apakah anda akan menggunakan warna realistic atau tidak? Apakah anda akan menggunakan warna apapun yang anda punyai atau memilih sedikit untuk membuat palet? Bekerja dengan jarak warna yang terbatas dapat berkontribusi pada kesan kesatuan pada lukisan dank san kuat pada identitas.

Pacu Semangat Belajar Anda!

Oleh: Adhitya

Mungkin pernah suatu saat, saya sendiri atau bahkan semuanya saja yang pernah menjadi pelajar utamanya, merasakan yang namanya malas belajar. Benar bukan?
Ya, jujur saja hal itu pernah sepintas (atau bahkan dalam rutinitas) menjadi masalah yang cukup menjengkelkan, mengingat yang namanya belajar, terutama dalam konteks akademis, seolah-olah merupakan kewajiban atau justru menjadi sebuah beban dalam hidup baik bagi seorang siswa atau bahkan juga bagi kalangan mahasiswa.
Disini saya bukan ingin menggurui para pembaca, mengingat kapasitas saya juga belum sekompeten itu untuk menjadi pemberi petuah. Disini saya hanya ingin memaparkan bagaimana sebenarnya saya menghadapi berbagai masalah yang tentunya benar-benar menjadi pengalaman hidup saya. Masalah yang pernah dan mungkin untuk beberapa waktu yang tidak dapat diperkirakan akan menjadi masalah keseharian saya sebagai orang yang berusaha untuk memahami hidup yang rumit ini.
Saya hanya ingin membagikan beberapa ide yang mungkin dapat diterapkan dalam kehidupan pembaca sehari-hari dalam menghadapi rasa malas belajar anda.

1. Belajar adalah Bentuk Pengabdian kepada Tuhan

Apapun agama dan kepercayaan anda, saya yakin sepenuhnya bahwa semuanya mengajarkan kepada kebaikan. Belajar merupakan suatu tindakan dimana kita diberikan kesempatan untuk memahami maksud Tuhan. Maksud mengenai segala sesuatu yang ingin kita ketahui selama kehidupan ini berlangsung. Jika anda mulai merasa sifat malas anda mulai mengendalikan tubuh anda, ingatlah satu hal, “Bekerja keras adalah bentuk terima kasih atas anugerah yang diberikan Tuhan, dan belajar merupakan salah satu cara untuk mengetahui seberapa besar anugerah yang telah diberikan olehNya.” Dengan begitu, anda akan selalu bersyukur.

2. Persepsi Bahwa Belajar Merupakan Kewajiban adalah Salah Besar!

terkadang kita berpikir dengan terlalu sederhana, “Belajar memang kewajiban seorang pelajar.” Hal ini yang membuat pikiran kita terjebak. Jika kita berpikir seperti itu, setelah lepas dari ‘jabatan’ sebagai pelajar, apakah kita tidak perlu belajar? Ubah persepsi semacam itu menjadi “Belajar adalah kebutuhan” Jika memang butuh, maka pasti akan ada usaha pemenuhannya bukan? kalau tidak butuh tentu saja dipaksapun tak aka nada artinya.

3. Tentukan Tujuan Belajar Anda

Apakah anda tergolong pelajar yang mendewakan nilai? Tentu saja semua pelajar ingin memperoleh nilai yang bagus. tetapi tentu saja, nilai yang bagus bersumber dari hasil kerja yang bagus. Jadi jika ingin hasil yang bagus optimalkan kerja anda.

4. Nikmati

Ini yang paling berat. Sudah banyak teori yang pernah kita dengar atau baca. Kenyataannya kadang hanya bekerja sesaat. Hal ini juga sering saya rasakan. Untuk bisa menikmati, pada prinsipnya, kita harus menyukai dahulu. Ubah semua sugesti anda bahwa apa yang anda pelajari tidak selamanya membosankan. Sekali lagi jangan sekali-kali membuat belajar adalah paksaan, tetapi karena anda ingin tahu hal-hal yang ingin anda pelajari. Itulah sebabnya mengapa penggila bola bisa hafal di luar kepala nama pemain bahkan hingga nomor punggung kesebelasan yang disukainya. Bahkan saat bursa transfer mereka cukup hafal siapa saja pemain yang dikontrak dan berapa besar kontrak tersebut.

Demikian beberapa tips yang dapat saya bagi, mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua. Amin. Terima kasih.

10 Rahasia Sukses Orang Jepang

1. Kerja Keras

Sudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa Jepang adalah pekerja keras. Rata-rata
jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan
dengan Amerika (1957 jam/tahun), Inggris (1911 jam/tahun), Jerman (1870
jam/tahun), dan Perancis (1680 jam/tahun). Seorang pegawai di Jepang bisa
menghasilkan sebuah mobil dalam 9 hari, sedangkan pegawai di negara lain
memerlukan 47 hari untuk membuat mobil yang bernilai sama. Seorang pekerja
Jepang boleh dikatakan bisa melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh
5-6 orang. Pulang cepat adalah sesuatu yang boleh dikatakan "agak memalukan" di
Jepang, dan menandakan bahwa pegawai tersebut termasuk "yang tidak dibutuhkan"
oleh perusahaan.


2. Malu

Malu adalah budaya leluhur dan turun temurun bangsa Jepang. Harakiri (bunuh
diri dengan menusukkan pisau ke perut) menjadi ritual sejak era samurai, yaitu
ketika mereka kalah dan pertempuran. Masuk ke dunia modern, wacananya sedikit
berubah ke fenomena "mengundurkan diri" bagi para pejabat (mentri, politikus,
dsb) yang terlibat masalah korupsi atau merasa gagal menjalankan tugasnya. Efek
negatifnya mungkin adalah anak-anak SD, SMP yang kadang bunuh diri, karena
nilainya jelek atau tidak naik kelas. Karena malu jugalah, orang Jepang lebih
senang memilih jalan memutar daripada mengganggu pengemudi di belakangnya
dengan memotong jalur di tengah jalan. Mereka malu terhadap lingkungannya
apabila mereka melanggar peraturan ataupun norma yang sudah menjadi kesepakatan
umum.

3. Hidup Hemat

Orang Jepang memiliki semangat hidup hemat dalam keseharian. Sikap anti
konsumerisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan. Di masa
awal mulai kehidupan di Jepang, saya sempat terheran-heran dengan banyaknya
orang Jepang ramai belanja di supermarket pada sekitar jam 19:30. Selidik punya
selidik, ternyata sudah menjadi hal yang biasa bahwa supermarket di Jepang akan
memotong harga sampai separuhnya pada waktu sekitar setengah jam sebelum tutup.
Seperti diketahui bahwa Supermarket di Jepang rata-rata tutup pada pukul 20:00.

4. Loyalitas

Loyalitas membuat sistem karir di sebuah perusahaan berjalan dan tertata dengan
rapi. Sedikit berbeda dengan sistem di Amerika dan Eropa, sangat jarang orang
Jepang yang berpindah-pindah pekerjaan. Mereka biasanya bertahan di satu atau
dua perusahaan sampai pensiun. Ini mungkin implikasi dari Industri di Jepang
yang kebanyakan hanya mau menerima fresh graduate, yang kemudian mereka latih
dan didik sendiri sesuai dengan bidang garapan (core business) perusahaan.

5. Inovasi

Jepang bukan bangsa penemu, tapi orang Jepang mempunyai kelebihan dalam meracik
temuan orang dan kemudian memasarkannya dalam bentuk yang diminati oleh
masyarakat. Menarik membaca kisah Akio Morita yang mengembangkan Sony Walkman
yang melegenda itu. Cassete Tape tidak ditemukan oleh Sony, patennya dimiliki
oleh perusahaan Phillip Electronics. Tapi yang berhasil mengembangkan dan
membundling model portable sebagai sebuah produk yang booming selama puluhan
tahun adalah Akio Morita, founder dan CEO Sony pada masa itu. Sampai tahun
1995, tercatat lebih dari 300 model walkman lahir dan jumlah total produksi
mencapai 150 juta produk. Teknik perakitan kendaraan roda empat juga bukan
diciptakan orang Jepang, patennya dimiliki orang Amerika. Tapi ternyata Jepang
dengan inovasinya bisa mengembangkan industri perakitan kendaraan yang lebih
cepat dan murah.

6. Pantang Menyerah

Sejarah membuktikan bahwa Jepang termasuk bangsa yang tahan banting dan pantang
menyerah. Puluhan tahun dibawah kekaisaran Tokugawa yang menutup semua akses ke
luar negeri, Jepang sangat tertinggal dalam teknologi. Ketika restorasi Meiji
(meiji ishin) datang, bangsa Jepang cepat beradaptasi dan menjadi fast-learner.
Kemiskinan sumber daya alam juga tidak membuat Jepang menyerah. Tidak hanya
menjadi pengimpor minyak bumi, batubara, biji besi dan kayu, bahkan 85% sumber
energi Jepang berasal dari negara lain termasuk Indonesia . Kabarnya kalau
Indonesia menghentikan pasokan minyak bumi, maka 30% wilayah Jepang akan gelap
gulita Rentetan bencana terjadi di tahun 1945, dimulai dari bom atom di
Hiroshima dan Nagasaki , disusul dengan kalah perangnya Jepang, dan ditambahi
dengan adanya gempa bumi besar di Tokyo . Ternyata Jepang tidak habis. Dalam
beberapa tahun berikutnya Jepang sudah berhasil membangun industri otomotif dan
bahkan juga kereta cepat (shinkansen) . Mungkin cukup menakjubkan bagaimana
Matsushita Konosuke yang usahanya hancur dan hampir tersingkir dari bisnis
peralatan elektronik di tahun 1945 masih mampu merangkak, mulai dari nol untuk
membangun industri sehingga menjadi kerajaan bisnis di era kekinian. Akio
Morita juga awalnya menjadi tertawaan orang ketika menawarkan produk Cassete
Tapenya yang mungil ke berbagai negara lain. Tapi akhirnya melegenda dengan
Sony Walkman-nya. Yang juga cukup unik bahwa ilmu dan teori dimana orang harus
belajar dari kegagalan ini mulai diformulasikan di Jepang dengan nama
shippaigaku (ilmu kegagalan). Kapan-kapan saya akan kupas lebih jauh tentang ini

7. Budaya Baca

Jangan kaget kalau anda datang ke Jepang dan masuk ke densha (kereta listrik),
sebagian besar penumpangnya baik anak-anak maupun dewasa sedang membaca buku
atau koran. Tidak peduli duduk atau berdiri, banyak yang memanfaatkan waktu di
densha untuk membaca. Banyak penerbit yang mulai membuat man-ga (komik
bergambar) untuk materi-materi kurikulum sekolah baik SD, SMP maupun SMA.
Pelajaran Sejarah, Biologi, Bahasa, dsb disajikan dengan menarik yang membuat
minat baca masyarakat semakin tinggi. Saya pernah membahas masalah komik
pendidikan di blog ini. Budaya baca orang Jepang juga didukung oleh kecepatan
dalam proses penerjemahan buku-buku asing (bahasa inggris, perancis, jerman,
dsb). Konon kabarnya legenda penerjemahan buku-buku asing sudah dimulai pada
tahun 1684, seiring dibangunnya institute penerjemahan dan terus berkembang
sampai jaman modern. Biasanya terjemahan buku bahasa Jepang sudah tersedia
dalam beberapa minggu sejak buku asingnya diterbitkan.

8. Kerjasama Kelompok

Budaya di Jepang tidak terlalu mengakomodasi kerja-kerja yang terlalu bersifat
individualistik. Termasuk klaim hasil pekerjaan, biasanya ditujukan untuk tim
atau kelompok tersebut. Fenomena ini tidak hanya di dunia kerja, kondisi kampus
dengan lab penelitiannya juga seperti itu, mengerjakan tugas mata kuliah
biasanya juga dalam bentuk kelompok. Kerja dalam kelompok mungkin salah satu
kekuatan terbesar orang Jepang. Ada anekdot bahwa "1 orang professor Jepang
akan kalah dengan satu orang professor Amerika, hanya 10 orang professor
Amerika tidak akan bisa mengalahkan 10 orang professor Jepang yang berkelompok"
. Musyawarah mufakat atau sering disebut dengan "rin-gi" adalah ritual dalam
kelompok. Keputusan strategis harus dibicarakan dalam "rin-gi".

9. Mandiri

Sejak usia dini anak-anak dilatih untuk mandiri. Irsyad, anak saya yang paling
gede sempat merasakan masuk TK (Yochien) di Jepang. Dia harus membawa 3 tas
besar berisi pakaian ganti, bento (bungkusan makan siang), sepatu ganti,
buku-buku, handuk dan sebotol besar minuman yang menggantung di lehernya. Di
Yochien setiap anak dilatih untuk membawa perlengkapan sendiri, dan bertanggung
jawab terhadap barang miliknya sendiri. Lepas SMA dan masuk bangku kuliah
hampir sebagian besar tidak meminta biaya kepada orang tua. Teman-temen
seangkatan saya dulu di Saitama University mengandalkan kerja part time untuk
biaya sekolah dan kehidupan sehari-hari. Kalaupun kehabisan uang, mereka
"meminjam" uang ke orang tua yang itu nanti mereka kembalikan di bulan
berikutnya.

10. Jaga Tradisi & Menghormati Orang Tua

Perkembangan teknologi dan ekonomi, tidak membuat bangsa Jepang kehilangan
tradisi dan budayanya. Budaya perempuan yang sudah menikah untuk tidak bekerja
masih ada dan hidup sampai saat ini.

Budaya minta maaf masih menjadi reflek orang Jepang. Kalau suatu hari anda naik
sepeda di Jepang dan menabrak pejalan kaki , maka jangan kaget kalau yang kita
tabrak malah yang minta maaf duluan.

Sampai saat ini orang Jepang relatif menghindari berkata "tidak" untuk apabila
mendapat tawaran dari orang lain. Jadi kita harus hati-hati dalam pergaulan
dengan orang Jepang karena "hai" belum tentu "ya" bagi orang Jepang Pertanian
merupakan tradisi leluhur dan aset penting di Jepang. Persaingan keras karena
masuknya beras Thailand dan Amerika yang murah, tidak menyurutkan langkah
pemerintah Jepang untuk melindungi para petaninya. Kabarnya tanah yang
dijadikan lahan pertanian mendapatkan pengurangan pajak yang signifikan,
termasuk beberapa insentif lain untuk orang-orang yang masih bertahan di dunia
pertanian. Pertanian Jepang merupakan salah satu yang tertinggi di dunia.

dikutip dari: http://www.taukahkamu.com/2010/11/10-rahasia-sukses-orang-orang-jepang.html

Jumat, 22 Januari 2010

Picasso

Pablo Ruiz Y Picasso dilahirkan tahun 1881 di kota Malaga, Spanyol. Ayahnya seniman dan guru kesenian. Bakat Pablo muncul dalam usia muda sekali dan dia sudah jadi pelukis jempolan pada umur belasan tahun. Tahun 1904 dia menetap di Paris dan untuk selanjutnya tinggal di Perancis. Picasso betul-betul seorang seniman yang teramat produktif. Selama kehidupannya selaku seniman yang luar biasa panjang itu --sekitar masa waktu tiga perempat abad-- dia sudah mencipta lebih dari 20.000 hasil seni yang terpisah-pisah satu sama lain, rata-rata lebih dari 5 karya dalam seminggu yang berlangsung selama 75 tahun! Sebagian terbesar dari waktu itu, karyanya selalu berdiri paling depan dalam hal harga tinggi, karena itu Picasso menjadi orang yang amat kaya raya. Dia meninggal dunia di kota Mougins, Perancis, tahun 1973.

Pokoknya, Picasso tak syak lagi seorang seniman serba bisa yang jarang tolok bandingnya. Kendati sebutan utamanya seorang pelukis, dia juga banyak melakukan karya pahat. Tambahan lagi, dia perancang panggung ballet; dia bergumul dengan seni bikin pot, meninggalkan sejumlah besar karya lithografi, lukisan melalui garis-garis dengan menggunakan pensil atau kapur tulis dari banyak cabang seni lainnya.

Tetapi seperti sementara seniman-seniman, Picasso juga tertarik dengan sungguh-sungguh pada masalah politik. Nyatanya, lukisan masyhurnya "Guernica" (1937), diilhami oleh kejadian-kejadian dalam perang saudara Spanyol. Beberapa hasil karya lainnya pun punya arti penting politis.

Banyak seniman-seniman masyhur ditandai oleh satu macam gaya dasar. Tidaklah demikian Picasso. Dia menampilkan ruang luas dari pelbagai gaya yang mencengangkan. Kritikus-kritikus seni memberi julukan seperti "periode biru," "periode merah muda," "periode neo-klasik" dan sebagainya. Dia merupakan salah satu dari cikal bakal "Kubisme," Dia kadang ikut serta, kadang menentang perkembangan-perkembangan baru dalam dunia lukis-melukis modern. Mungkin tak ada pelukis dalam sejarah yang sanggup melakukan karya dengan kualitas begitu tinggi dengan lewat begitu banyak gaya dan cara.

Tidak semua aliran seni punya pengaruh berjangka panjang. Meskipun Picasso disanjung-sanjung di abad ke-20, layak dipertanyakan apakah di abad-abad depan kelak penyanjungan itu masih bisa terjadi, ataukah pengaruhnya akan segera musnah dalam waktu tak lama lagi. Sudah jelas, tak ada jaminan yang meyakinkan untuk menjawab pertanyaan macam itu. Tetapi, kata sepakat dari para kritikus seni kontemporer mengatakan bahwa pengaruh Picasso akan tetap punya bobot penting di masa-masa mendatang. Walaupun jelas, kita tidak bisa memastikan kelanjutan dari bobot penting Pablo Picasso seperti bisa kita lakukan terhadap seniman-seniman yang sudah teruji oleh sang waktu.

Ref :
* http://media.isnet.org/iptek/100/Picasso.html
* http://picasso.tamu.edu/picasso/
* http://www.metmuseum.org/toah/hd/pica/hd_pica.htm
* http://www.lucidcafe.com/library/95oct/ppicasso.html
* http://www.artpromote.com/pablo_picassobio.shtml
* http://www.artfact.com/features/viewArtist.cfm?aID=26505
* http://www.malaspina.org/home.asp?topic=./search/details&lastpage=./search/results&ID=492
* http://www.artchive.com/artchive/P/picasso.html
* http://www.answers.com/topic/pablo-picasso
* http://www.britannica.com/eb/article?tocId=9108524
* http://www.npg.si.edu/cexh/artnews/picasso.htm
* http://en.wikipedia.org/wiki/Pablo_Picasso

Michelangelo

Michelangelo (1475-1564) Lahir di Caprese, Itali tahun 1475, kira-kira empat puluh mil dari Florence. Dari kecil bakatnya sudah tampak jelas, dan di umur tiga belas dia magang pada pelukis kenamaan Shirlandaio di Florence. Setahun sesudah itu dia tinggal di istana Medici milik Lorenzo, penguasa Florence yang bertindak selaku pelindungnya. Sepanjang kariernya bakat besar Michelangelo tak diragukan lagi. Dia sering sekali dipercaya baik oleh para Paus maupun tokoh duniawi merancang dan membuat karya seni. Meski dia tinggal di banyak tempat, sebagian terbesarnya dihabiskan di Roma dan Florence.

Meninggal dunia di Roma tahun 1564, tak lama sesudah usianya lewat delapan puluh sembilan tahun. Setua itu, tak sekalipun pernah kawin.

Kendati dia tidak segenius Leonardo da Vinci angkatannya yang lebih tua, keserbabisaan dan kebolehan Michelangelo tetap amat mempesona. Dialah satu-satunya seniman, mungkin satu-satunya orang, yang sanggup mencapai puncak prestasi dalam dua bidang yang berbeda satu sama lain. Selaku pelukis dia berada hampir di puncak, baik dari segi kualitas keindahan karyanya maupun pengaruhnya terhadap pelukis-pelukis yang datang belakangan. Fresko besar yang menghiasi dinding atas gereja Sistine di Roma merupakan --tidak bisa tidak-- kreasi seni terbesar sepanjang jaman. Tetapi, Michelangelo sendiri menganggap dirinya pertama-tama seorang pemahat, dan banyak kritikus yang menganggapnya pemahat terbesar yang pernah hidup. Patung "Daud" dan "Musa"-nya --misalnya-- dan "Pieta" yang mashur merupakan hasil karya seni yang tak terlampaui.

Michelangelo juga seorang arsitek besar. Salah satu hasil kerja besarnya di bidang ini adalah rancangan gereja Medici di Florence. Selama beberapa tahun dia juga jadi kepala arsitek gereja St. Peter di Roma.

Micheangelo banyak membikin sajak selama hidupnya, sekitar 300 sajak dapat ditemukan. Soneta-sonetanya dan sajak-sajak lain diterbitkan sesudah matinya. Kesemua sajak-sajaknya itu mencerminkan jelas corak kepribadiannya, dan Michelangelo memang menunjukkan dirinya penyair berbakat.

Seperti halnya saya jelaskan dalam artikel tentang Shakespeare, saya percaya bahwa seni dan para seniman pada umumnya tidaklah begitu banyak pengaruhnya kepada sejarah kemanusiaan dan kehidupan mereka sehari-hari.

Atas dasar itulah Michelangelo --tanpa menyisihkan pengakuan atas kehebatannya selaku seniman genius-- tampil dalam daftar urutan buku ini lebih rendah ketimbang para ilmuwan dan penemu, kendati mereka itu tidak begitu masyhur jika dibandingkan Michelangelo.


Referensi:
Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah
Michael H. Hart, 1978

Rabu, 09 Desember 2009

Matematika dan Bilangan Prima

Bilangan prima adalah dasar dari matematika, termasuk salah satu misteri alam semesta. Tidak pernah terbayangkan oleh manusia sebelumnya, sampai ditemukan bahwa bilangan prima juga merupakan dasar dari kehidupan alam, yang dengan usaha keras ingin dijelaskan oleh ilmu ini dalam sains. Pandangan orang umumnya mengatakan bahwa matematika hanyalah penemuan manusia biasa. Sebaliknya, beberapa pemikir masa lalu - Pythagoras, Plato, Cusanus, Kepler, Leibnitz, Newton, Euler, Gauss, termasuk para revolusioner abad ke-20, Planck, Einstein dan Sommerffeld - yakin bahwa keberadaan angka dan bentuk geometris merupakan konsep alam semesta dan konsep yang bebas (independent). Galileo sendiri beranggapan bahwa matematika adalah bahasa Tuhan ketika menulis alam semesta.

Bilangan Prima dan Rencana Penciptaan

Salah satu teka-teki lama yang belum sepenuhnya terpecahkan adalah bilangan prima. Bilangan prima adalah bilangan yang hanya dapat habis dibagi oleh bilangan itu sendiri dan angka 1. Angka 12 bukan merupakan bilangan prima, karena dapat habis dibagi oleh angka lainnya 2, 3, dan 4. Bilangan prima adalah 2, 3, 5, 7, 11, 13, .... dan seterusnya. Banyak bilangan prima tidak terhingga. Tidak peduli berapa banyak kita menghitung, pasti kita akan menemukan bilangan prima, walaupun mungkin makin jarang_ Hal ini menjadi teka-teki kita, jika kita ingat bilangan ini tidak dapat dibagi oleh angka lainnya. Salah satu hal yang menakjubkan, dalam era komputer kita memberikan kodetifikasi semua hal yang penting dan rahasia, di bank, asuransi, dan perhitungan-perhitungan peluru kendali, security system dengan enkripsi, dalam angka jutaan bilangan-bilangan yang tidak habis dibagi oleh angka lainnya. Ini diperlukan karena dengan penggunaan angka lain, kodetifikasi tadi dapat dengan mudah ditembus.

Fenomena inilah yang ditemukan ilmuwan dari Duesseldorf (Dr. Plichta), sehubungan dengan penciptaan alam, yaitu distribusi misterius bilangan prima. Para ilmuwan sudah lama percaya bahwa bilangan prima adalah bahasa universal yang dapat dimengerti oleh semua makhluk (spesies) berintelegensia tinggi, sebagai komunikasi dasar antarmereka. Bahasa ini penuh misteri karena berhubungan dengan perencanaan universal kosmos.

Bilangan lain yang perlu diketahui adalah sisa dari bilangan prima, yakni bilangan komposit, kecuali angka 1, yaitu 4, 6, 8, 9,10,12,14,15, .... dan seterusnya. Dengan kata lain, bilangan komposit adalah bilangan yang terdiri dari minimal dua faktor prima. Misalnya :

6 = 2 x 3 = 2 . 3
30 = 2 x 3 x 5 = 2 . 3 . 5
85 = 5 x 17 = 5 . 17

Selain itu, dikenal pula bilangan khusus, yang disebut prima kembar, yaitu bilangan prima yang angkanya berdekatan dengan selisih 2. Misalnya :

(3,5)
(5,7)
(11,13)
(17,19)

dan seterusnya.

Mayoritas ahli astrofisika juga percaya bahwa di alam semesta terdapat "kode kosmos" atau yang disebut cosmic code based on this order, yang dikenal juga sebagai Theory of Everything (TOE), yang artinya terdapat konstanta-konstanta alam semesta yang saling berhubungan berdasarkan perintah pendesain. Sekali perintah tersebut dapat dipecahkan, maka hal ini akan membuka pandangan sains lainnya yang berhubungan.

http://www.forumsains.com/index.php?page=matematika-dan-bilangan-prima

Menuju Ke Abstrak

Pemahaman akan pengertian abstrak sepertinya masih dianggap sebagai suatu yang sulit bahkan tak teraplikasi. Bagi orang di pinggir jalan, boleh jadi menganggap orang yang belajar matematika abstrak sebagai orang sinting.

Saatnya kita harus menguak apa yang dimaksud abstrak dalam matematika? Apakah suatu yang tidak real? Hanyakah ngoyoworo ataukah hanyakah khayalan orang? Apakah seperti aljabar abstrak itu suatu yang mengada-ada saja ataukah memang harus menuju ke situ?

Berikut semoga bisa memberi gambaran akan pemahaman tersebut. Sebagai langkah-langkah sebelum ke abstrak, kita berkecimpung dengan aritmatika yang di dalamnya ada proses seperti penjumlahan, perkalian, dan ada penggunaan variabel. Pengenalan abstrak di SMA biasanya dimulai dengan pelajaran induksi matematik dimana harus membuktikan keteraturan sampai tak hingga dengan membuktikan implikasi Pk--->Pk+1 dan membuktikan P0 benar.
Waktu kita melangkah dari perhitungan dasar ke penggunaan variabel, kita meluaskan orientasi kepada cakupan perhitungan yang lebih luas. Kita bisa mengoperasikan bilangan-bilangan tanpa mengetahui berapa bilangannya, cukup dengan variabel. Nah ini, dari aritmatika menuju abstrak yang banyak membuat kepala para mahasiswa sakit, sebenarnya juga merupakan perluasan orientasi menuju semakin beragam dan semakin luas. Kita mulai dengan mempelajari sekelompok obyek, lalu interaksi antar obyek, yang lalu kita namakan operasi biner, mempelajari keteraturannya, mempelajari ciri-cirinya, lalu memformulasikannya menjadi aksioma-aksioma.

Contoh di bawah mungkin bisa menjadi bayangan akan langkah tersebut, kita mulai dengan PENGANTAR TEORI BILANGAN.

Subgroup bilangan bulat
Kita perhatikan perhatikan himpunan bilangan bulat (integer), yaitu {...,-3,-2,-1,0,1,2,3,...} yang lalu biasa dinotasikan dengan Z. < zahl="bilangan">
Diberikan suatu himpunan bagian dari Z, katakanlah himpunan S. Himpunan S disebut subgroup dari Z jika memenuhi :
(i) x+y anggota dari S untuk setiap x dan y anggota dari S,
(ii) 0 anggota dari S,
(iii) -x anggota dari S untuk setiap x anggota dari S.

<>

Suatu himpunan bagian tak kosong S dari Z adalah subgroup jika dan hanya jika x - y anggota dari S untuk setiap x dan y anggota dari S.
Bukti :
S subgroup dari Z ==> x - y anggota S untuk setiap x,y anggota S
Karena y anggota dari S, maka -y anggota dari S
Karena x dan -y anggota dari S, maka x+(-y)=x-y anggota dari S
x - y anggota S untuk setiap x,y anggota S ==> S subgroup dari Z
Karena S tak kososng maka ada anggotanya, misalkan x anggota dari S, maka x-x=0 adalah anggota dari S , jadi 0 dan x anggota dari S sehingga 0-x=-x anggota dari S , lalu jika x dan y anggota dari S, sehingga -y anggota dari S, lalu x-(-y)=x+y anggota dari S . Terbukti.

Taruhlah m adalah bilangan bulat, dan kita buat notasi mZ={mn|n anggota Z}. Maka mZ adalah subgroup dari Z.

Teorema I
Jika S adalah saubgroup dari Z, maka S = mZ untuk suatu bilngan bulat tak negatif m. <>
Bukti :
Kita buat dua kemungkinan, yaitu :
pertama --> jika S = {0}, maka dapat ditulis S=mZ dengan m=0.
kedua --> jika S tidak sama dengan {0}, atau S memuat bilangan bulat tak nol. Maka tentunya S memuat bilangan bulat positif <>. Kita ambil misalnya m adalah bilangan bulat positif yang terkecil di S. Lalu suatu bilangan bulat positif n di S akan dapat ditulis dalam bentuk n=qm+r, dimana q adalah suatu bilangan bulat positif dan r suatu bilangan bulat yang memenuhi 0<=r. Dengan demikian r juga anggota S, karena r=n-qm. Karena diasumsikan m adalah yang terkecil, maka haruslah r=0. Jadi n=qm, dengan demikian n anggota mZ, yang berarti S=mZ. Terbukti.

Teorema tersebut mengatakan bahwa kalau sebuah himpunan yang anggotanya bilangan-bilangan bulat serta memenuhi tiga aksioma untuk subgroup di atas, maka tentulah anggota-anggota himpunan tersebut berbentuk kelipatan dari suatu bilangan bulat positif.

Faktor Persekutuan Terbesar
Definisi :
Taruhlah a1,a2,...,ar adalah bilangan bulat, yang tidak semuanya nol. Faktor persekutuan dari a1,a2,...,ar adalah suatu bilangan bulat yang membagi habis setiap a1,a2,...,ar. Faktor persekutuan terbesar dari a1,a2,...,ar adalah bilangan bulat positif terbesar yang membagi habis setiap a1,a2,...,ar. Faktor persekutuan terbesar dari a1,a2,...,ar dinaotasikan dengan (a1,a2,...,ar).

Teorema II
Taruhlah a1,a2,...,ar adalah bilangan bulat, yang tidak semuanya nol. Maka ada bilangan-bilangan bulat sebutlah u1,u2,...,ur sedemikian hingga
(a1,a2,...,ar)=a1u1 + a2u2 + . . . +arur
dimana (a1,a2,...,ar) adalah Faktor Persekutuan Terbesar dari a1,a2,...,ar.
Bukti :
Pembuktian teorema ini, pertama kita harus menunjukkan bahwa suatu himpunan S yang anggota-anggotanya berbentuk n1a1 + n2a2 + . . . +nrar dimana n1, n2,..., nr bilangan-bilangan bulat merupakan subgroup dari Z dengan menunjukkan terpenuhinya 3 aksioma di atas. Lalu setelah terbukti, maka karena
S subgroup Z, akan berbentuk mZ. Dengan kata lain bahwa setiap anggota S merupakan kelipatan dari m. Dengan demikian m adalah faktor persekutuan dari a1,a2,...,ar. Karena FPB adalah faktor persekutuan, maka otomatis ada u1,u2,...,ur sehingga (a1,a2,...,ar)=a1u1 + a2u2 + . . . +arur. Terbukti.

Kiranya, ini bisa menjadi gambaran bahwa yang namanya abstrak bukan suatu yang tidak aplikatif, melainkan adalah perluasan orientasi kita dalam memandang. Memang terlihat lebih sulit, karena kita mencoba menengok yang disebalik dari yang nampak.

Semoga bermanfaat bagi semuanya.

http://www.forumsains.com/index.php?page=menuju-ke-abstrak

Selasa, 08 Desember 2009

Mencapai potensi hidup yang maksimal

 Setiap orang mendambakan masa depan yang lebih baik ; kesuksesan dalam karir, 
rumah tangga dan hubungan sosial, namun seringkali kita terbentur oleh berbagai
kendala. Dan kendala terbesar justru ada pada diri kita sendiri.
Melalui karyanya, Joel Osteen menantang kita untuk keluar dari pola pikir yang
sempit dan mulai berpikir dengan paradigma yang baru.

Ada 7 langkah agar kita mencapai potensi hidup yang maksimal :

* Langkah pertama adalah perluas wawasan. Anda harus memandang kehidupan ini
dengan mata iman, pandanglah dirimu sedang melesat ke level yang lebih tinggi.
Anda harus memiliki gambaran mental yang jelas tentang apa yang akan Anda raih.
Gambaran ini harus menjadi bagian dari dirimu, didalam benakmu, dalam percakapanmu,
meresap ke pikiran alam bawah sadarmu, dalam perbuatanmu dan dalam setiap
aspek kehidupanmu.

* Langkah ke dua adalah mengembangkan gambar diri yang sehat. Itu artinya Anda harus
melandasi gambar dirimu diatas apa yang Tuhan katakan tentang Anda.
Keberhasilanmu meraih tujuan sangat tergantung pada bagaimana Anda memandang
dirimu sendiri dan apa yang Anda rasakan tentang dirimu. Sebab hal itu akan menentukan
tingkat kepercayaan diri Anda dalam bertindak. Fakta menyatakan bahwa Anda tidak akan
pernah melesat lebih tinggi dari apa yang Anda bayangkan mengenai dirimu sendiri

* Langkah ke tiga adalah temukan kekuatan dibalik pikiran dan perkataanmu.
Target utama serangan musuh adalah pikiranmu. Ia tahu sekiranya ia
berhasil mengendalikan dan memanipulasi apa yang Anda pikirkan, maka ia
akan berhasil mengendalikan dan memanipulasi seluruh kehidupanmu.
Pikiran menentukan prilaku, sikap dan gambar diri. Pikiran menentukan tujuan.
Alkitab memperingatkan kita untuk senantiasa menjaga pikiran.

* Langkah ke empat adalah lepaskan masa lalu, biarkanlah ia pergi...
Anda mungkin saja telah kehilangan segala yang tidak seorangpun patut mengalaminya
dalam hidup ini. Jika Anda ingin hidup berkemenangan , Anda tidak boleh memakai
trauma masa lalu sebagai dalih untuk membuat pilihan-pilihan yang buruk saat ini.
Anda harus berani tidak menjadikan masa lalu sebagai alasan atas sikap burukmu
selama ini, atau membenarkan tindakanmu untuk tidak mengampuni seseorang.

* Langkah ke lima adalah temukan kekuatan di dalam keadaan yang paling buruk sekalipun
Kita harus bersikap :" Saya boleh saja terjatuh beberapa kali dalam hidup ini, tetapi
tetapi saya tidak akan terus tinggal dibawah sana." Kita semua menghadapi
tantangan dalam hidup ini . KIta semua pasti mengalami hal-hal yang datang
menyerang kita. Kita boleh saja dijatuhkan dari luar, tetapi kunci untuk hidup
berkemenangan adalah belajar bagaimana untuk bangkit lagi dari dalam.


* Langkah ke enam adalah memberi dengan sukacita. Salah satu tantangan terbesar
yang kita hadapi adalah godaan untuk hidup mementingkan diri sendiri.
Sebab kita tahu bahwa Tuhan memang menginginkan yang terbaik buat kita,
Ia ingin kita makmur, menikmati kemurahanNya dan banyak lagi yang Ia sediakan buat kita,
namun kadang kita lupa dan terjebak dalam prilaku mementingkan diri sendiri.
Sesungguhnya kita akan mengalami lebih banyak sukacita dari yang pernah dibayangkan
apabila kita mau berbagi hidup dengan orang lain.

* Langkah ke tujuh adalah memilih untuk berbahagia hari ini. Anda tidak harus menunggu
sampai semua persoalanmu terselesaikan. Anda tidak harus menunda kebahagiaan
sampai Anda mencapai semua sasaranmu. Tuhan ingin Anda berbahagia apapun kondisimu,

sekarang juga !

http://artikel-motivasi.blogspot.com/

17 Hal yang harus diingat

 
1. Jika sudah terjadi masalah, tdk harus dihindari (bingung), tapi HARUS DIHADAPI dengan tenang (dipikirkan jalan keluarnya) dan pasti selesai/ ada jalan keluarnya.

2. Menghadapi semua hal, tdk boleh berpikir negatif, seperti: "saya pasti tdk mampu", "saya tdk bisa", dan seterusnya. Tapi selalu berpikir positif, seperti: "saya bisa, pasti ada jalan keluarnya" dan lain lain.
3. Sudah dan senang semuanya tergantung pikiran saja!! ( Pikiran adalah pelopor!!). Jadi jaga pikiran kita baik - baik. Jangan pikir yang jelek/negatif. Selalu berpikir yang positif (baik).

4. Segala kesulitan/kesusahan akan berakhir. sebesar apapun masalahnya akan selesai juga dengan berjalannya waktu. Seperti pepatah mengatakan : TIDAK ADA PESTA YANG TIDAK BERAKHIR.

5. Orang yg sukses 85% ditentukan dari sikap/prilaku, 15% baru ditentukan ketrampilan. Jadi sikap kita dalam hidup ini sangat penting.

6. Segala sesuatu berubah (anicca). Kita tdk perlu susah. Misalnya : sekarang susahnya, selanjutnya pasti berubah menjadi senang. sekarang ada orang yang tdk senang pada kita, suatu saat nanti akan baik juga.

7. Hukum karma, berarti berbuat baik akan mendapat hasil baik dan sebaliknya, seperti tanam padi, pasti panen padi. Ingat!! Usahakan setiap saat selalu berbuat (tanam) kebaikan agar mendapatkan (panen) kebaikan. Jgn melakukan kejahatan. Dan jgn berharap mendapat balasan dari perbuatan baik kita!!!

8. Kesehatan asalah paling nomor satu (berhaga). Jaga kesehatan kita dengan olahraga, istirahat yang cukup dan jangan makan sembarangan.

9. Hidup ini penuh dengan masalah/persoalan/penderitaan. Jadi kita sdh tahu TIDAK MUNGKIN SELALU LANCAR/TENANG. Siapkan mental, tabah, sabar dan tenaga untuk menghadapinya. itulah kenyataan hidup yang harus dihadapi oleh setiap manusia.

10. Masa depan seseorang sangat tergantung pada sikap dan buku buku yang dibaca. Jadi membaca sangat penting dan menentukan masa depan seseorang.

11. Jangan membicarakan kejelekan orang lain, karena kita akan dinilai jelek
oleh orang yg mendengarkannya.

12. Pergaulan sangat penting dan merupakan salah satu kunci sukses. Boleh bergaul dengan orang jahat maupun baik asal kita HARUS TAHU DIRI/JANGAN TERPENGARUH LINGKUNGAN. Lebih baik lagi apabila kita bisa menuntun yang jahat ke jalan yang benar.

13. Budi orang tua, tidak dapat dibayar dengan apapun juga. begitu juga dengan
budi orang2 yang telah membantu kita.

14. Setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan. Jadi jangan minder dengan kekurangan kita. dan jangan iri dengan kelebihan orang. HARGAILAH DIRIMU APA ADANYA!!!\

15. JANGAN MEMPERTENTANGKAN (MEMPERDEBATKAN) hal hal kecil yang tdk berguna
dengan siapapun juga.

16. Kunci sukses dlm hidup ini, selalu bersemangat, berusaha, disiplin, sabar, bekerja keras, rajin berdoa/sembahyang, banyak berbuat baik serta tdk blh berputus asa.

17. Jangan Menilai orang dari Harta(kekayaan), penampilan ataupun kondisi

fisik. Semua orang itu SAMA!!!

http://artikel-motivasi.blogspot.com/

Beda antar Cinta, Suka, dan Sayang

 Dihadapan orang yang kau cintai,
Musim dingin berubah menjadi musim semi yang indah
Dihadapan orang yang kau sukai,
Musim dingin tetap saja musim dingin,hanya suasananya lebih undah sedikit

Dihadapan orang yang kau cintai
Jantungmu tiba-tiba berdebar lebih cepat
Dihadapan orang yang kau sukai,
Kau hanya merasa senang dan gembira saja.

Apabila engkau melihat kepada mata orang yang kau cintai,
Matamu berkaca-kaca
Apabila engkau melihat kepada mata orang yang kau sukai,
Engkau hanya tersenyum saja

Dihadapan orang yang kau cintai,
Kata-kata yang keluar berasal dari perasaan yang terdalam
Dihadapan orang yang kau sukai
Kata-kata hanya keluar dari pikiran saja.

Jika orang yang kau cintai menangis,engkaupun akan ikut menangis disisinya
Jika orang yang kau sukai menangis,engkau hanya menghibur saja.

Perasaan cinta itu dimulai dari mata sedangkan rasa suka dimulai dari telinga.
Jadi jika kau mau berhenti menyukai seseorang,cukup dengan menutup telingga,
Tapi apabila kau mencoba menutup matamu dari orang yang kau cintai,cinta itu
berubah menjadi tetesan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam jarak waktu
yang cukup lama.
"Tetapi selain rasa suka dan rasa cinta… ada perasaan yang lebih mendalam,yaitu
rasa saying…rasa yang tidak hilang secepat rasa cinta.Rasa yang tidak mudah
berubah.
Perasaan yang dapat membuatmu berkorban untuk orang yang kamu sayangi.Mau
menderita demi kebahagiaan orang yang kamu sayangi.Cinta ingin memiliki,tetapi
sayang hanya ingin melihat orang yang disayanginya bahagia….walaupun harus
kehilangan.

Untuk seseorang yang sedang jatuh cinta….......

http://artikel-motivasi.blogspot.com/

Segelas susu

 Suatu hari, seorang anak lelaki miskin yang hidup dari menjual asongan dari pintu ke pintu,
menemukan bahwa di kantongnya hanya tersisa beberapa sen uangnya, dan dia sangat lapar.
Anak lelaki tersebut memutuskan untuk meminta makanan dari rumah berikutnya.
Akan tetapi anak itu kehilangan keberanian saat seorang wanita muda membuka pintu rumah.
Anak itu tidak jadi meminta makanan, ia hanya berani meminta segelas air.
Wanita muda tersebut melihat, dan berpikir bahwa anak lelaki tersebut pastilah lapar,
oleh karena itu ia membawakan segelas besar susu.
Anak lelaki itu meminumnya dengan lambat, dan kemudian bertanya,
"berapa saya harus membayar untuk segelas besar susu ini ?"
Wanita itu menjawab:
"Kamu tidak perlu membayar apapun".
"Ibu kami mengajarkan untuk tidak menerima bayaran untuk kebaikan" kata wanita itu menambahkan.
Anak lelaki itu kemudian menghabiskan susunya dan berkata :" Dari dalam hatiku aku berterima kasih pada anda."
Sekian tahun kemudian, wanita muda tersebut mengalami sakit yang sangat kritis. Para dokter di kota itu sudah tidak sanggup menganganinya.
Mereka akhirnya mengirimnya ke kota besar, dimana terdapat dokter spesialis yang mampu menangani penyakit langka tersebut.
Dr. Howard Kelly dipanggil untuk melakukan pemeriksaan. Pada saat ia mendengar nama kota asal si wanita tersebut,
terbersit seberkas pancaran aneh pada mata dokter Kelly.
Segera ia bangkit dan bergegas turun melalui hall rumah sakit, menuju kamar si wanita tersebut.
Dengan berpakaian jubah kedokteran ia menemui si wanita itu.
Ia langsung mengenali wanita itu pada sekali pandang.Ia kemudian kembali ke ruang konsultasi dan memutuskan untuk melakukan upaya terbaik
untuk menyelamatkan nyawa wanita itu. Mulai hari itu,Ia selalu memberikan perhatian khusus pada kasus wanita itu.
Setelah melalui perjuangan yang panjang, akhirnya diperoleh kemenangan.. . Wanita itu sembuh !!.
Dr. Kelly meminta bagian keuangan rumah sakit untuk mengirimkan seluruh tagihan biaya pengobatan kepadanya untuk persetujuan.
Dr. Kelly melihatnya, dan menuliskan sesuatu pada pojok atas lembar tagihan, dan kemudian mengirimkannya ke kamar pasien.
Wanita itu takut untuk membuka tagihan tersebut, ia sangat yakin bahwa ia tak akan mampu membayar tagihan tersebut walaupun harus dicicil
seumur hidupnya.
Akhirnya Ia memberanikan diri untuk membaca tagihan tersebut, dan ada sesuatu yang menarik perhatiannya pada pojok atas lembar tagihan tersebut.
Ia membaca tulisan yang berbunyi..
"Telah dibayar lunas dengan segelas besar susu.."
tertanda, DR Howard Kelly.

Air mata kebahagiaan membanjiri matanya. Ia berdoa :"Tuhan, terima kasih, bahwa cintamu telah memenuhi seluruh bumi melalui hati dan tangan manusia"

http://artikel-motivasi.blogspot.com/